LUPA SEJATINYA
Puisi : Erfan Soesanto
Dunia tak lagi ramah
Prahara di mana-mana
Saling memangsa
Kawan sekadar tertulis di suratan saja
Kebusukan menggurat melukai
Ego tinggi hati
Tak terlukis kemuliaan diri
Berteriak seraya memaki
Lupa siapa diri ini
Khilaf terkurung emosi
Kata maaf hanya benalu merusuhi
Berbeda haluan musuh sejati
Senyum sinis seringai raut muka
Gemeretak rahang tanda tak suka
Sedikit lengah habis tanpa kata
Separah inikah cermin manusia
Sehari gelap berprangka
Dua hari gelap mulai murka
Seminggu gelap seperti apa
Dunia kiamat terkanya
Dahulu dimana
Ketika ada pelita
Biasa saja tak banyak bicara
Sekarang mengapa bisa seperti ini jadinya
Hidup tak sempurna
Dalami makna
Bersabar karena tak lama
Ataukah ada alasan sebagai agenda memporak porandakan suasana
Pasuruan
09072026/13:46