Banggai Kreatif

MUAK MEMANDANGNYA

11 Jul 2026 Oleh Erfan Soesanto

Puisi : Erfan Soesanto

Kabar angin tak membawa kejelasan
Membingungkan tak bisa dijadikan acuan
Mundur atau bertahan
Terdengar simpang siur pemberitaan

Drama terbaru sedang diskenariokan
Polemik dihamparkan
Media menyusun narasi pemberitaan
Berbagai sudut pandang diperbincangan

Korupsi mendesir berulangkali
Tak jera liar menggerogoti
Berprasangka baik selalu kuikuti
Tetapi kini tak tahan lagi

Mengumpat di hati kuakui
Berkoar tak berani
Pena menari seraya sedih tiada terperi
Korupsi...korupsi lagi

Aturan tersusun rapi
Sudah disepakati
Sanksi tertera pasti
Masihkah belum dipahami

Jika aku orang awam wajar dimaklumi
Keterlaluan bagi penegak hukum yang tak mengerti
Apreasi apa jika seperti ini
Sedih dan malu wajah ibu pertiwi

Kekayaan telah mengesampingkan hukuman
Halal dan haram bukan ukuran
Pahala dan dosa hilang nurani kesadaran
Semua diterjang demi meraup keuntungan

Menegakkan hukum seperti apa
Jika pejabatnya melacur di sana
Apa karena punya ruang kuasa
Bermain petak umpet seenaknya

Muak...muak memandangnya
Sebatas meringkas kata
Tanpa mampu mendobrak bobroknya
Hanya kecemasan mendera jiwa

Pasuruan
12072026/10:38

Audio
Dengarkan Karya Ini
Narasi oleh Erfan Soesanto
0:00 0:00
E

Ditulis oleh

Erfan Soesanto

Kontributor Banggai Kreatif

Bagikan Karya Ini