SCROLL DULU, BELAJAR KEMUDIAN
Bangun pagi bukan cuci muka,
Cari HP takut notifnya luka.
Belum sarapan, belum mandi,
Yang penting upload story hari ini.
Lihat teman healing ke pantai,
Padahal fotonya tahun kemarin.
Caption-nya, "Nikmati hidup tanpa drama,"
Eh lima menit kemudian curhat sama semesta.
Katanya hidup jangan dibuat ribet,
Tapi password WiFi aja dicatet-catet.
Katanya cinta harus tulus hati,
Tapi balas chat nunggu tiga hari.
Scroll dulu... belajar kemudian...
Tugas numpuk bilangnya "masih santai, kan?"
Like dan komen jadi kebutuhan,
Dompet tipis tetap gaya jutaan.
Filter cantik... filter ganteng...
Ketemu langsung malah bingung senyum.
Zaman digital bikin kepala muter,
Baterai habis... hidup ikut error!
Makan mie sambil bikin konten,
Katanya diet cuma buat Senin.
Kalau sinyal hilang lima menit,
Rasanya seperti putus cinta paling pahit.
Main game sampai ayam berkokok,
Besok sekolah malah ngantuk jongkok.
Guru bertanya, "Mana PR kalian?"
Jawabnya, "Bu... lagi buffering kehidupan."
Followers ribuan belum tentu bahagia,
Teman sejati tetap yang ada saat susah.
Offline sebentar bukan kiamat dunia,
Kadang ngobrol langsung jauh lebih indah.
Scroll dulu... jangan lupa hidup...
Ketawa bareng teman lebih mantap, cukup.
Main gadget boleh asal tahu waktu,
Jangan sampai masa muda lewat begitu.
Selfie boleh... konten jalan...
Tapi jangan lupa masa depan.
Kalau hidup cuma cari viral,
Nanti tua bingung... "kok nggak ada yang kenal?"
HP dicas... hati juga...
Kuota habis... jangan marah dunia.
Remaja digital tetap luar biasa,
Asal jangan pacaran... sama charger saja!