Banggai Kreatif

BAGIAN III - KAMI MERDEKA, BUKAN KARENA KALIAN MENGIZINKAN

14 Aug 2026 Oleh Yani Andoko

Catatan Kecil: 254
Karya: Yani Andoko
Batu, 1 Agustus 2026

BAGIAN  III

KEMERDEKAAN BUKAN HADIAH

Selama berabad-abad...

penjajahan tidak hanya mengambil tanah.

Tidak hanya mengambil rempah-rempah.

Tidak hanya mengambil kekayaan.

Penjajahan juga mencoba mengambil sesuatu yang jauh lebih berbahaya:

cara sebuah bangsa memandang dirinya sendiri.

Jepang pernah menyebarkan propaganda bahwa mereka datang untuk membebaskan Asia dari Barat.

Belanda membangun narasi bahwa mereka membawa peradaban.

Seolah-olah...

bangsa Indonesia harus berterima kasih kepada mereka.

Seolah-olah...

kemerdekaan adalah hadiah.

 

Tetapi Proklamasi memotong semua narasi itu.

Dengan kalimat sederhana:

"Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia."

Dan kemudian:

"Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya."

Perhatikan kata itu:

pemindahan kekuasaan.

Bukan:

"pemberian kekuasaan."

Bukan:

"hadiah kekuasaan."

Bukan:

"izin untuk berkuasa."

Tetapi...

pemindahan kekuasaan.

Artinya...

kekuasaan atas negeri ini adalah hak bangsa Indonesia.

Yang terjadi hanyalah pergantian kekuasaan.

Bukan pemberian kemerdekaan.

Sejarawan George McTurnan Kahin menegaskan bahwa Proklamasi 1945 merupakan puncak dari gerakan nasionalisme yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Dari perjuangan para pendahulu...

hingga Sumpah Pemuda 1928...

hingga perjuangan di berbagai daerah...

hingga keberanian para pemuda pada 1945.

Jadi...

kemerdekaan adalah hasil perjuangan.

Bukan hadiah.

Audio
Dengarkan Karya Ini
Narasi oleh Yani Andoko
0:00 0:00
Y

Ditulis oleh

Yani Andoko

Kontributor Banggai Kreatif

Bagikan Karya Ini