MELACUR DIRI DALAM BINGKAI DUSTA
Bagaimana menguntai kata jika iblis mengawasi
Masihkah sandaran nurani menaungi
Gemerlap materi merusak niat suci
Mampukah mengelak untuk kesekian kali
Tercabik jiwa kala kebenaran adalah ancaman
Sampai kapan bertahan
Rapuh tonggak kebhinekaan
Jika persatuan hanya ucapan
Tautan kata terangkai tak berwarna
Gemulai bait tergubah beranting prasangka
Kebaikan yang terbersit berselimut pekat jelaga
Pantaskah menghakimi jika beriring murka
Hari ini entah kapan
Kebusukan mengurai seluas hamparan
Lelah kata penuh kesia-siaan
Selaksa asa sebuah kehampaan
Akankah tumbuh patriot bangsa di masa depan
Kalau cara pandang bersandar kecurigaan
Besar kemungkinan tumbuh permusuhan
Bagaimana indahnya sejarah hendak dituliskan
Melacur diri dalam bingkai dusta
Apakah satu cara
Jiwa jujur tak terima
Hanya berharap norma luhur tumbuh di gersang suasana
Pasuruan
16082026/07:03