Banggai Kreatif
Ketulusan Hati
Di antara sunyi yang dipeluk pagi, Saat embun masih menggantung di ujung daun, Aku menitipkan Ketulusan Hati pada angin Fajar.
Ketulusan yang Bukan seperti kabut, Datang lalu hilang ditelan cahaya, Bukan pula seperti ombak, Datang mencium pantai lalu kembali ke lautan.
Ketulusanku Seperti Langit Biru, Luas meski tak selalu dipandang, Setia menaungi meski tak pernah diminta. Jika suatu hari kau meragukan Ketulusan hatiku, Tataplah matahari yang tetap terbit meski malam berkali-kali memaksanya pergi, Begitulah ketulusan ku, Mungkin tak sempurna, Mungkin pernah terluka, Namun tak pernah lahir dari kepalsuan.
Langit pagi ini akan menjadi Saksi, Bahwa Ketulusanku benar-benar nyata Nona. Selamat Pagi Nona...
Anchu, 27 Agustus 2026
Audio
Dengarkan Karya Ini
Narasi oleh Anchu
0:00
0:00