Hidup Utuh Ruh Patuh
Dari waktu retak kita merangkai makna
Menanam doa di tanah luka agar harapan tumbuh
Langkah kecil meniti sunyi hati tak pernah sendiri
Karena hidup bukan sekadar bernapas tapi memberi
Kita bagai sungai mengikis kerasnya batu karang
Mengasah diri dalam sabar memantulkan cahaya untuk sesama
Tawa dan air mata itu aksara menulis kita
Utuh bukan tanpa luka melainkan duka disembuhkan cinta
Jangan tanya dunia keadilan tapi tiada seberapa jujur
Hidup menuntut kita berdiri walau lutut gemetar
Dalam genggam tanggung jawab ada langit ikut bertumbuh
Satu kata tulus seribu jiwa kembali pulih
Hiduplah seutuhnya dalam bekerja
Jatuh bangkit mengampuni
Menyulam hari dengan keimanan tak habis rindu
Pada akhirnya kita pulang membawa jejak bukan harta
Sebuah nama harum pernah menjadi rumah bagi orang kau kenali kini
Rancabali, 30-08-2026:17.12