Banggai Kreatif
Lensa Setia
Pagi itu aku merindu.
Sementara senja masih begitu jauh.
Perasaan tidak sesederhana telur mata sapi tersaji,
Pada sepiring nasi hangatmu dan kopi masih payah aku aduk seraya menanti senyummu tiba.
Pagi ini aku setia dengan kopi.
Meskipun dingin ketika cangkir kenangan kuraba.
Walaupun galau penantian memasir dalam biji kopi yang kini tandas di dasar cangkir.
Namun, percayaku niscaya mengakar ke sela-sela rerantingan kenangan tatap matamu yang jauh dan redup.
Masa depan mendekat dalam hitungan jarum jam yang menempel dinding rumahmu.
Masa lalu tertinggal sejauh tahun-tahun cahaya.
Bukti hanya tampak pada lensa setia.
Supaya aku menegak di tengah badai kehidupan.
Bantul, 23 Agustus 2026
Audio
Dengarkan Karya Ini
Narasi oleh Akbar AP
0:00
0:00