PEDIH BERSULAM NELANGSA
Tak seperti malam sebelumnya
Rembulan tak nampak ceria
Seakan sedang kecewa
Di hamparan fana serapah kiasan dusta
Memanipulasi keadaan siasati realita
Malam betapa gulita
Berkerudung sunyi tanpa sapa
Meredup cahaya jiwa
Terbata-bata untai bait tertata
Bersenandung nestapa
Simponi simpan duka
Sembilu tertatih menahan lara
Raga bagai awan berbaur jelaga
Diri tak seteguh karang di tengah samudra
Terombang- ambing kala desir kencang menerpa
Menyeruak maklumat tanpa makna
Harmoni tak bernuansa
Lelah tertoreh putus asa
Rubah tak mampu menjelma
Biduk belum bersua dermaga
Sauh bergeming dari tempatnya
Ilalang pudar hijaunya
Ujung pena seakan menari di helai buram bernoda
Pedih bersulam nelangsa
Diri ini tegar berjalan ke arah-Nya
Walau jemari terasa lunglai merenda indah kata
Mungkin saja
Pada saatnya suasana menjelma berbeda
Bahagia akan tumbuh sempurna
Tuhan punya cara
Semoga saja
04052006/08:00