MENOREH KISAH
Sesungguhnya aku tak peduli
Terjerembab dalam kesedihan diri
Mungkin saat ini harus berpindah ke lain hati
Melupakan serpihan yang pernah hiasi hati
Lentera tergeletak di sudut meja
Telah menyadarkan di sini masih ada asa
Lembayung senja merona indah
Hamparan hijau memancarkan pesona
Tak ada alasan mengisi duka di tiap cerita
Tetap sabar di setiap luka kecewa
Merawat bahagia dengan kelakar dan canda
Berharap gundah jiwa usai segera
Setidaknya hingga kini tak pernah ingkar janji
Tak ada kata menyesali apa yang terjadi
Masih ada keyakinan menemukan permata hati
Dan tak ingin turuti emosi
Hadirmu dahulu sangat berarti
Namun kini tak sama lagi
Menutup kenangan indah yang terpatri di sanubari
Berakhir, tak harus diingat kembali
Jika suatu saat takdir menyatukan kita
Dan kita sama-sama menyadari maknanya
Andai engkau tercipta untukku semata
Pasti kita akan kembali bersama
Duhai rembulan berikanlah jawaban
Di antara benci dan cinta adakah perbedaan
Gemuruh hati tak saling bertautan
Selalu menghampar kerinduan
Tersirat resah kala menyulam puisi
Lembut desir gundah di dasar hati
Menyangka semua mudah dijalani
Ternyata lika-liku cinta harus dilewati
Menyatukan dua jiwa perlu pengorbanan
Pertengkaran tak harus menjadi keretakan
Yang ada hanyalah saling pengertian
Semua demi kebaikan dari kisah yang ditorehkan
Pontianak
24 Januari 2026