Sang Dewi Puspa - SYAIR CINTA ARYA DWIPANGGA

06 May 2026 | Oleh: Rastono Sumardi

Sang Dewi Puspa - SYAIR CINTA ARYA DWIPANGGA

Pelangi muncul di atas kurawan

Warnanya indah bukan buatan

Seorang gadis ternganga keheranan

Rambutnya tergerai jatuh ke pangkuan

Sekuntum cempaka sedang mekar ditaman sari desa Manguntur

Kelopaknya indah tersenyum segar

Kan kupetik cempaka itu untuk kubawa tidur malam nanti

Ku buka daun jendela dan terbayang malam yang indah di hiasi chandra kartika

Di bulan Waisya ini

Sepuluh kali aku melewati pintu rumahmu yang masih rapat terkancing dari dalam

Kapan kubuka

Wahai sang dewi puspa

Pelangi itu muncul lagi

Membuat garis melengkung ke langit tinggi

Daun ilalang diterpa angin gemerisik membangunkan tidurku dari mimpi buruk

Di batas tugu yang indah ini ku pahat dengan bermandikan keringat kasih

Kalau kau tatap mega yang berbunga-bunga

Di sanalah aku duduk menunggu pintu maafmu terbuka

Pelangi senja mengantarkan burung-burung pulang ke sarangnya

Domba-domba pulang ke kandangnya

Tapi aku hendak ke mana

Apa yang kulakukan menjadi tak berharga

Selama senyummu masih kau sembunyikan di balik keangkuhan hatimu

Nari Ratih…

Kau adalah sebongkah batu karang

Tapi aku adalah angin yang sabar setia

Sampai langit di atas terbelah dua

Aku akan membelai namamu bagaikan bunga

Jika hari telah tidur di pangkuan malam

Kukirim bisikan hatiku ini bersama angin

Biarpun malam pucat kedinginan

Biarpun bintang merintih di langit yang jauh

Aku akan tidur dengan tenang

Sambil memeluk senyummu dalam kehangatan mimpiku

Aku berkelana mencari cinta ke desa-desa yang jauh

Akhirnya di candi walandit kupuaskan dahagaku

 

dengarkan pembacaan syair orisinalnya, klik di bawah ini 

Syair Cinta Arya Dwipangga - Banggai Kreatif

 

Ditulis oleh:

Rastono Sumardi

Kontributor Banggai Kreatif

Bagikan Artikel Ini: