JEJAK BANGGAI, TANAH WARISAN LELUHUR
06 May 2026 | Oleh: Rastono Sumardi
Di tanah laut dan angin timur
lahirlah kisah yang tak pernah gugur,
negeri tua penuh cahaya
yang diwariskan leluhur bangsa.
Banggai namamu harum terukir,
di jalur dagang tanah bahari,
dari pulau yang dijaga ombak
berdiri kerajaan megah dan gagah.
Perahu datang dari kejauhan,
membawa rempah dan persinggahan,
Ternate menautkan sejarah,
Gowa membawa ikatan persaudaraan.
Lalu bangsa asing mulai tiba,
Portugis dan VOC menanam kuasa,
namun rakyat tetap bertahan
menjaga adat dalam perjuangan.
Meski zaman terus berganti
dan badai datang silih berganti,
cinta tanah tak pernah hilang
hidup dalam jiwa yang tenang.
Banggai…
tanah yang bersejarah,
lahir dari perjuangan panjang,
dari laut biru hingga pegunungan
bergema semangat persatuan.
Banggai…
tanah kebanggaan,
megah berdiri sepanjang zaman,
Luwuk menjadi pusat harapan
tempat rakyat menanam impian.
Delapan Juli menjadi saksi
lahirnya negeri penuh mimpi,
sejarah itu takkan terganti
abadi hidup dalam sanubari.
Pemimpin datang silih berganti
membangun daerah sepenuh hati,
namun Banggai tetap berjaya
karena rakyat menjaga cintanya.
Lautmu biru, hutanku hijau,
alam indah membentang jauh,
budayamu hidup sepanjang masa
dalam doa anak bangsa.
Banggai…
tanah para pejuang,
namamu akan selalu pulang
di hati setiap anak negeri.
Dan selama ombak masih bernyanyi,
selama angin timur menari,
sejarahmu akan tetap hidup
abadi sepanjang waktu.
Luwuk, 7 Mei 2026
Dengarkan Lagunya, klik di bawah ini :