Megawati, Ratu Smash dari Galaksi Bumi Pertiwi
01 Jun 2025 | Oleh: Rastono Sumardi
Dulu…
Di bawah langit kampung yang bersahaja,
di tanah Jawa Timur yang harum oleh hujan dan suara emak,
lahirlah Megawati — gadis kecil dengan mimpi tak kalah besar dari langit.
Lapangan becek jadi arena, tali jemuran jadi net istimewa.
Cita-citanya sederhana:
“Bisa smash tembok rumah tanpa dimarahin”
Tapi waktu punya cara sendiri memperkenalkan legenda.
Dari tangan kecil yang dulu cuma pegang bola plastik,
lahir kekuatan yang bikin Asia Tenggara terperangah.
Smash-nya? Petir pun minggir.
Lompatannya? Bahkan bulan nunduk, nyari aman.
Megawati…
Namamu menggema dari Jeju sampai Istanbul,
dari tenda-tenda voli desa sampai stadion berlampu sorot biru.
Saat kau mendarat dengan koper dan rendang,
negara-negara bertanya:
“Siapa Ratu dari Bumi Pertiwi ini, yang bermain seperti badai,
tapi senyumnya sehangat matahari pagi?”
Kau ajarkan kami arti dari keberanian
bahwa tangan baja bisa tumbuh dari tanah berlumpur
bahwa mental juara bukan warisan, tapi hasil dari jatuh
lalu bangkit, lalu jatuh lagi
sampai akhirnya tak ada yang bisa menjatuhkanmu
Megawati…
Rendah hati dalam gemuruh pujian
tetap makan nasi, bukan quinoa
Ngomong Jawa, bukan “like totally OMG~”
Kau bukan sekadar atlet,
kau adalah semangat yang tak bisa di-blok siapa pun
Untuk kami yang kadang merasa kecil
kau beri harapan
bahwa mimpi bisa tumbuh di mana saja
asal disiram tekad, disinari kerja keras.
Dari kampung terpencil sampai galaksi impian,
Megawati membuktikan
Bola dunia pun bisa dismash
asal kau cukup berani untuk melompat!
Salam dari kami, yang bangga menyebutmu:
Megawati, Ratu Smash dari Galaksi Bumi Pertiwi