Banggai Kreatif
MAWAR-MAWAR
Joko Pranoto
Tak akan kucatat
bilangan mawar yang kutanam.
Hasratku adalah merawat,
agar warnanya memberi ruh,
aromanya memberi tenang,
durinya mengajarkan perih.
Kelak, di ujung perjumpaan,
akan kutanam mawar abadi.
Setiap kelopaknya menjadi cahaya,
duri menjadi doa,
aroma tertinggal dan kubawa serta,
laksana ajakan sujud penghambaan
yang menggema, menyentuh hati
yang terpanggil.
Aku ingin hatiku
dipenuhi gema dan
mawar mawarr takdir penghambaan.
Yogyakarta, 1 April 2026
Audio
Dengarkan Karya Ini
Narasi oleh Joko Pranoto
0:00
0:00