JALAN USAI
Joko Pranoto
"jangan toleh lagi
belakang jalanmu
di belakang hanya
ada caci
dan doa tak tulus"
"di depan adalah harapan"
peluru kata-katamu
membuatku tegak
berdiri
meski tekad teriris
tanpa ampun
kulumpuhan semua ilusi
"duhai ayah
diammu di antara ucap
mengajarkan mendengar"
"senyummu
saat dirajang badai
melukis kokoh
pada tapak-tapak jalanku"
kini aku mengerti
di keajaiban ada perih
di derita tersemat nur
"duhai ayah
saat wukuf di arafah
kuulang-ulang namamu
pada setiap lafaz doa putih"
"indahlah kuburmu
harumlah dipeluk cahaya"
saat nanti kita bertemu
akan kuceritakan tentang
angkara
yang kutipu
dendam
yang kutikam
kasih
yang kumanja
dengki
yang kubenci
khianat
yang kumaki
amanah
yang kupelihara
mawar-mawar
yang kuhadiahkan
jalanku hampir usai
sepertimu
akan kuberi suluh
pada yang terpanggil
Indonesia, 30 April 2026